Senin, 04 Januari 2010

Renovasi Masjid Pogung Dalangan Yogyakarta

Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita haturkan hanya kepada Allah Ta’ala, serta sholawat dan salam tercurah pada nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, keluarga, shahabat dan pengikutnya yang teguh menjalankan sunnah beliau sampai akhir zaman.

Sehubungan dengan akan diadakannya renovasi total Masjid Pogung Dalangan (MPD), panitia mengajukan permohonan bantuan dana kepada Bapak/Ibu para dermawan. Kami informasikan bahwa berdasarkan perhitungan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Program Renovasi Total MPD diperkirakan menghabiskan biaya pembangunan (murni) sebesar Rp. 977.758.200 untuk luas 2 bangunan 481m (2 lantai). Proposal renovasi total Masjid Pogung Dalangan (MPD) dan Surat Kesanggupan Infak terlampir.

Besar harapan kami kepada Alloh Ta’ala kemudian kepada para dermawan atas bantuan dananya guna kelancaran pembangunan di atas. Semoga Alloh Ta’ala membukakan pintu hati para dermawan sehingga dimudahkan dalam menyisihkan sebagian hartanya untuk diinfakkan pada kegiatan Renovasi Total MPD.

Bantuan dapat disalurkan ke rekening Panitia Renovasi Total MPD lewat :

Bank Muamalat Indonesia Kantor Kas UGM Yogyakarta,
No. Rek: 922 335 8824 a.n Sumartono S.Apt a/o Kabir

Demikian permohonan ini kami ajukan. Semoga infak yang bapak/ibu berikan, mudah–mudahan menjadi amal yang diterima Allah Ta’ala.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Disebarkan dengan ijin dari Bpk. H. Kabir (Takmir MPD)

Bagi ikhwan/akhwat yang ingin membantu silakan menyalurkan donasi ke rekening sebagaimana dicantumkan di atas dan silakan menyampaikan konfirmasi kepada saudara Didik Suyadi (takmir mahasiswa) di nomor 0858 6869 1101.

Pembangunan Masjid Al Muhajirin Bogor

Kepada Yth. :
Bapak/Ibu/Sdr/i Kaum Muslimin dan Muslimat Yang dirahmati Allah SWT
Di tempat

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh,

Teriring salam kami sampaikan, semoga Bapak, Ibu dan saudara-i selalu dalam
keberkahan dan lindungan Allah SWT, shalawat dan salam semoga tercurah
kepada Nabi Muhammad SAW, amien ya robbal ‘alamien.

Sehubungan dengan firman Allah tersebut diatas, kami mengajak Bapak, Ibu dan
saudara untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan Masjid “AL
MUHAJIRIN ” dengan menyisihkan sebagian rezekinya baik dalam bentuk zakat,
infaq atau shodaqoh sebagai investasi akhirat.

Penyaluran bantuan dapat dilakukan melalui transfer ke Rekening Bank Muamalat
Cabang Bogor dengan nomor 121.05786.22 atas nama Mardishon dan Yayat
Hidayat atau langsung ke Panitia Pembangunan Masjid. Insya Allah, dengan doa
restu dan bantuan Bapak, Ibu, Saudara sekalian , kami yakin rencana
pembangunan masjid “AL MUHAJIRIN” segera terwujud.

Partisipasi dan bantuan Bapak, Ibu dan saudara , semoga menjadi ‘amal shaleh
disisi Allah SWT dan mendapat pahala yang berlipat ganda, dimudahkan segala
urusannya serta diberkahi, amien ya robbal ‘alamin.

Billahittaufiq wal hidayah
Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh


Panitia Pembangunan Masjid Al Muhajirin

Minggu, 20 Desember 2009

Pembangunan Masjid Ridho Akbar Mekarsari

Membangun Masjid termasuk perintah agama. Rasulullah SAW menganjurkan ummatnya untuk membangun Masjid dimana saja mereka berada. Sebagaimana pengakuan para sahabatnya : ``Rasulullah SAW telah menyuruh kami membangun Masjid ditempat tinggal kami dan supaya kami menjaga kebersihannya.`` (HR. Ahmad dan Tarmidzi). Dari hadits ini dapat dipahami bahwa membangun Masjid itu bukan hanya sekedar memelihara dan melestarikan warisan, melainkan juga merupakan perintah baik dari Allah maupun dari Rasul-Nya. Dalam Al Qur`an diisyaratkan betapa pentingnya sebuah Masjid sebagai ajang berfastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan).

Firman Allah :
``Hanyalah orang-orang yang memakmurkan Masjid-Masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, serta tetap mendirikan Shalat, mengeluarkan Zakat dan tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah. Mereka itulah orang-orang yang diharapkan untuk menjadi orang-orang yang mendapat petunjuk.`` (At Taubah : 18).

Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya Masjid sebagai sarana ibadah. Orang orang yang terikat hatinya dengan Masjid termasuk golongan yang akan mendapatkan perlindungan Allah dihari kiamat, demikian dijelaskan Nabi Muhammad SAW dalam salah satu sabdanya.

Pengadaan Masjid dilokasi proyek pembangunan pusat rekreasi Waterpark Mekarsari yang sedang dibangun mulai Januari 2009 ini termasuk salah satu investasi amal yang akan mengalirkan pahala terus menerus bagi orang-orang yang membangunnya. Karena hal ini termasuk salah satu dari tiga amal yang dinyatakan oleh Rasulullah SAW: “Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia, maka putuslah segala amal perbuatannya kecuali tiga perkara, yaitu: sedekah jariah (termasuk membangun Masjid), ilmu yang bermanfaat dan anak yang shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya” (HR. Muslim).

Bagi mereka yang membangun Masjid atau menyediakan dana untuk pembangunan/pengadaan Masjid termasuk dalam kategori Firman Allah: “Perumpamaan (dana yang dikeluarkan) oleh orang-orang yang menghasilkan seratus biji. Allah melipat gandakan pahala siapa saja yang dikehendaki Nya, dan Allah maha luas pemberian Nya lagi maha mengetahui” (Al Baqarah:261).

Tujuan pembangunan Masjid di lokasi proyek Waterpark Mekarsari – Cibubur antara lain adalah :

a. Mengupayakan melalui berbagai jalur yang sah untuk mewujudkan sebuah Masjid yang representatif.
b. Menjadikan Masjid sebagai pusat kegiatan dan ibadah khususnya Keluarga Besar Ridho Allah, umumnya ummat Islam disekitarnya.
c. Sebagai salah satu fasilitas/sarana peribadatan bagi para pengunjung/tamu yang berkunjung ke lokasi Waterpark – Mekarsari.
d. Mengembangkan Masjid sebagai Islamic Centre (Pusat Kegiatan Islam), Pusat Pendidikan, Perpustakaan dan tempat musyawarah.

Perencanaan biaya untuk pengadaan Masjid akan dikumpulkan melalui panitia hasil ketetapan musyawarah bersama yaitu yang dipimpin langsung oleh Bpk Antono Basuki PH selaku Ketua Yayasan Ridho Allah - Jakarta.

Maka dalam kesempatan ini khususnya ditujukan kepada Anggota Keluarga Besar Ridho Allah dimanapun berada, kami menghimbau dan menawarkan bagi siapa saja yang berkeinginan menanam pohon amal baik secara moril maupun materiil untuk turut berpartisipasi dan menunjang demi terwujudnya pembangunan sebuah Masjid dilokasi tersebut tentunya dengan niat yang ikhlas dan sungguh-sungguh serta semangat yang tinggi, diharapkan dana ini akan terkumpul secara bertahap sehingga akan segera dimulainya pembangunan Masjid tersebut.

Dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong serta keikhlasan, semoga Allah SWT meridhoi kita semua untuk bisa mewujudkan cita-cita mulia ini yaitu membangun Masjid. Akhirnya, manusia boleh berencana namun Allah jualah yang menentukan, cita-cita luhur ini dapat lebih cepat dan juga bisa lebih lambat dari yang direncanakan, sebagai hamba Allah, kita hanya wajib berusaha dan berjuang dijalan Allah dengan berdo’a kehadirat Nya. Insya Allah dengan ijin Nya selalu memberikan kelapangan serta petunjuk kebaikan bagi kita. Amin.

Wassalammualaikum Wr. Wb.
Sekretariat Yayasan Ridho Allah Jakarta
===============================================================

REKENING MASJID "RIDHO ALLAH" MEKARSARI

Antono Basuki

Bank MANDIRI

No. Rek. 0700005630400


info http://www.ridhoallah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=103&Itemid=97

Keutamaan Membangun Masjid

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Nasa‘i dan Ahmad, Rasullulah SAW bersabda bahwa apabila seorang manusia meninggal dunia maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal yaitu shodaqoh jariyah, anak shalih yang mendo’akannya dan ilmu yang bermanfaat sesudahnya. Semoga dengan adanya sarana ibadah ini, masyarakat muslim di Berlin dapat merealisasikan kehidupan sebagai seorang muslim yang selalu bertaqwa kepada Allah SWT, berbakti kepada orang tuanya, menghormati dan menyayangi antar sesama manusia, memberikan manfaat bagi komunitas di sekitarnya dan memanfaatkan masjid sebagai tempat belajar dan mengajarkan Al Qur’an.

”Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(QS. At-Taubah, 9:18)

Hadits riwayat Usman bin Affan ra: ”Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga. (H.R Bukhari dan Muslim)

“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mu’min laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada meraka): Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar.” (QS. Al-Hadiid, 57:11-12)

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah, 2:261)

Pendirian masjid adalah pendirian rumah Allah SWT, dan hanya bisa dilakukan atas kehendak-Nya dan dilakukan secara bersama-sama dikarenakan kecintaan kita dan rasa syukur kita kepada-Nya. Kepada Allah SWT semua urusan dikembalikan dan semoga Allah SWT meridhoi kita semua. Amin, amin ya robbal ‘alamiin.

info http://alfalah.iwkz.de/penggalangan-dana/mengetuk-hati/

Pembangunan Masjid Baiturrahman Purworejo

Alhamdulillah, Yayasan Lajnah Istiqomah Purworejo telah menerima waqaf sebidang tanah yang berlokasi di Desa Depokrejo, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo yang diamanahkan untuk dibangun sebuah Masjid yang diharapkan dapat menjadi pusat dakwah dan kajian Islam dalam rangka menyebarkan agama Islam yang lurus, khususnya di wilayah Kabupaten Purworejo dan sekitarnya.

Yayasan Lajnah Istiqomah Purworejo, telah membentuk susunan panitia khusus untuk pembangunan Masjid ini. Adapun sususan panitia sebagai berikut :

PANITIA PEMBANGUNAN

Penasehat :
Kepala Desa Depokrejo, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo

Pembina :
Al Ustadz Ahmas Faiz Asifudin, Lc. ( Direktur Ponpes Imam Bukhari Solo )
Al Ustadz Zaid Susanto, Lc. ( Pengajar Ma’had Bin Baz Yogyakarta )
Al Ustadz Fathurrahman, Lc.

Ketua :
Yusro Al Hakim, S.Si.

Sekretaris :
Husni Hadiyanto, A.Md.

Bendahara :
Suroso
Dwi Wuryanto

Sie Logistik :
Totok Mulyanto
Agus Ghozali

Humas :
Wahyu Librianto
Sudarmadi

Konsultan Teknik : Fajar Hati Nurani
Keamanan : Sudi

Anggota/Pembantu Umum
Sutrisno As-Salafi
Sudarmadi
Ali Al-Atsary
Rinto
Sugeng

Pelaksana Pembangunan (Kontraktor) : Ustadz Maman Suratman

Rencana Anggaran Biaya Pembangunan
Kebutuhan dana berdasarkan Rencana Anggaran Biaya Pembangunan (terlampir) adalah sebesar Rp 347.202.010,00. Adapun saat ini kami telah menerima bantuan dari Muhsinin Timur Tengah senilai Rp. 230.000.000,00, sehingga masih ada kekurangan dana sebesar Rp. 117.202.010,00 (Seratus tujuh Belas Juta Dua Ratus Dua Ribu Sepuluh Rupiah).

Melalui lembar donasi ini, kami mengharapkan dukungan dari ikhwah untuk mencukupi kebutuhan dana pembangunan Masjid berikut fasilitasnya.

Bagi Donatur yang ingin berinfaq dapat menyalurkannya melalui rekening berikut:
1. Bank Muamalat : No. Rek 9090534099 a.n. Agus Ghoshali
2. Bank BNI Syariah Cab. Semarang : No. Rek. 0157725847 a.n. Husni Hadiyanto

Bagi donatur yang telah telah mentransfer atau mengirim donasi, diharap untuk konfirmasi ke Contact Person : Dwi Wuryanto HP : 081392630732, atau Husni Hadiyanto HP : 08886835118

Atau bagi muhsinin yang ingin berinfaq berupa barang atau material bangunan dapat diserahkan langsung ke sekeretariat Kantor Desa Depokrejo pada jam kerja.

Atas donasi yang saudara/saudari salurkan kami mengucapkan “Jazaakumullahu khairan”, Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat-lipat.

informasi http://dwiheriyanto.wordpress.com/2009/01/21/donasi-pembangunan-masjid-baiturrahman-purworejo/

Konservatif Jerman Atur Pembangunan Masjid

Berlin, NU Online
Menyusul sebuah referendum Swiss yang kontroversial yang melarang pembangunan menara masjid, menteri-menteri dalam negeri dari negara-negara bagian Jerman yang berasal dari Partai Demokrat Kristen, Kamis (3/12) kemarin, mengimbau kaum Muslim Jerman untuk menahan diri dalam membangun rumah ibadah.

“Secara alami, kaum Muslim di Jerman memiliki hak untuk membangun Masjid. Namun mereka harus memastikan untuk tidak membuat populasi Jerman kewalahan dengan bangunan itu,” ujar Menteri Dalam Negeri Hessian dari partai konservatif Demokratis Kristen, Volker Bouffier, kepada harian Neue Osnabrücker Zeitung.

“Menara atau kubah dari Masjid-Masjid besar yang mendominasi garis langit hanya akan menimbulkan rasa takut akan Islamisasi dan memicu protes,” ujar Bouffier, seraya menambahkan bahwa menteri-menteri dalam negeri negara bagian akan membahas topik ini dalam konferensi reguler mereka pada hari Kamis.

Setelah itu, para menteri berencana untuk mengajukan permintaan kepada asosiasi Muslim agar menghindari struktur bangunan semacam itu, bahkan jika strukturnya legal menurut regulasi bangunan, sebagai tambahan dari “pengintensifan lebih jauh dialog dengan Muslim di Jerman.”

Organisasi-organisasi seperti Konferensi Islam Jerman, sebuah inisiatif dari Kementerian Interior federal yang ditujukan untuk memelihara dialog antara kaum Muslim dengan pemerintah, merupakan cara untuk pemahaman yang lebih lanjut. Demikian seperti dikutip Republika Online.

Upaya-upaya untuk mencegah pembangunan Masjid di Jerman telah menjadi pemberitaan utama di media-media nasional selama beberapa tahun terakhir. Bulan November ini, para pekerja di Cologne membuat terobosan sebuah Masjid besar futuristik dengan beberapa menara setinggi 55 meter setelah menarik banyak pemrotes dari seluruh benua, termasuk dari kalangan ekstremis sayap kanan.

Untuk menghindari memanasnya sentimen publik terhadap proyek tersebut, asosiasi Ditib Turki, yang mengatur pembangunan Masjid itu, setuju untuk tidak mengumandangkan adzan dari menara itu ke lingkungan sekitar dan menjaga agar tinggi bangunan tetap sama dengan gedung-gedung lain di sekitarnya.

Di distrik Pankow, Berlin, Masjid pertama yang dibangun di bekas Jerman Timur ini diresmikan pada bulan Oktober 2008 setelah dua petisi untuk mengadakan referendum ditolak. Sementara itu, para penduduk Gelsenkirchen, Munich, dan Dortmund kini sedang mengumpulkan tanda tangan untuk mencegah pembangunan Masjid di komunitas mereka.

Pertanda meningkatnya ketakutan terhadap Islamifikasi negaranya, penduduk Swiss pada hari Ahad mengadakan pemungutan suara untuk menerapkan larangan konstitusional tentang pembangunan menara di Masjid-masjid. Dua partai sayap kanan yang mengajukan usul tersebut menyebut menara Masjid sebagai simbol agenda politik Islam. (min)

info http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=20729